Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Wednesday, April 29, 2009

Saat Pak Dubes Keliling Solo

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Cameron R Hume mengunjungi Kota Solo, Minggu (26/4). Cameron mengunjungi banyak tempat, antara lain obyek-obyek wisata di Solo dan sekitarnya. Ia berjalan-jalan tanpa pengawalan khusus, hanya tampak Deputi Political Counsellor Kedubes AS Stanley Harsha dan istri yang mendampinginya selain Wali Kota Solo Joko Widodo dan sedikit staf.
"Saya datang ke Solo untuk belajar lebih banyak tentang kota ini. Solo terkenal akan budaya dan keindahan alam sekitarnya. Saya merasa nyaman di sini dan menghabiskan waktu luar biasa dan sangat menyenangkan," kata Cameron saat ditemui di Museum Batik Kuno Wuryaningratan.
Menurut Cameron, negaranya telah mencabut larangan berkunjung ke Indonesia. Dari waktu ke waktu, tingkat kunjungan warga negara AS semakin meningkat. Dikatakannya, untuk bisa meningkatkan tingkat kunjungan ke sebuah negara harus ada upaya untuk menarik perhatian masyarakat dunia. Ia berharap rencana Presiden AS Barack Husein Obama datang ke Indonesia jadi terlaksana. Pada saat itu, pesan bahwa Indonesia aman dan nyaman untuk dikunjungi akan sampai pada masyarakat dunia.
"Saya harap Presiden Obama jadi datang ke Indonesia karena pada saat itulah orang akan melihat Indonesia adalah negara yang indah dan mengagumkan. Di situ lah pesan bahwa Indonesia negara yang aman dan nyaman akan sampai. Itu yang bisa kami lakukan untuk mendukung Indonesia," kata Cameron.
Cameron yang tiba di Solo sejak hari Jumat lalu sempat mengunjungi obyek wisata alam Tawangmangu yang berada di Kabupaten Karanganyar. Ia juga sempat berkunjung ke Candi Cetho dan Candi Sukuh. Di Kota Solo, selain mengunjungi Museum Batik Kuno, Cameron juga mengunjungi Kampung Batik Kauman, Pura Mangkunegaran, Monumen 45 Banjarsari, Pasar Klithikan Notoharjo, Pasar Gading, Night Market Ngarsapura, pusat jajan kuliner Galabo, serta menyaksikan pagelaran wayang orang di Taman Sriwedari, penataan rumah kumuh di Kratonan, dan percontohan sanitasi pemukiman kumuh di Serengan.
Cameron akan meninggalkan Solo hari Senin. Kedatangannya menurutnya, tidak ada kaitannya dengan politik. Ia menyatakan kekagumannya pada batik dan orang-orang setempat yang tetap menjaga budaya tradisionalnya.
Wali Kota Solo Joko Widodo mengatakan, kedatangan Cameron atas undangan pihaknya. Kota Solo yang pernah mendapat stigma sebagai sarang teroris dan bersumbu pendek punya harapan citra negatif itu berubah. Setelah ini, delegasi Kota Solo yang terdiri dari mahasiswa, pesantren, dan birokrasi akan ganti berkunjung ke AS.
"Beliau datang atas undangan lisan kami beberapa waktu lalu. Beliau menyatakan comfortable berada di Solo. Berjalan-jalan ke mana-mana tanpa pengawalan khusus. Itu tanda bahwa Solo aman," kata Joko Widodo. (Courtesy By Kompas/Antara)

No comments: